Jumat, 08 Agustus 2014

terbesit rasa kecewa
kecewa banget atas sikapmu
ha kenapa kamu tega ngelakuin itu
toh gak usa hadir dihidupku
kalau ujung"nya seperti itu
aku iku wes capek ngulang kayak gitu
ngulang semua rasa seperti masa SMA
AKU IKU WES CAPEK
ambek kata BUSUKMU
capek ngerti ah
apa maksut kau mengegam saat kita berjalan kemaren
apa arti ketulusan kemaren yang kau berikan itu semua??
aku wes muak sama kamu
MUAK
NGERTIIIIIIIIIII AHHHHHHHH

Rabu, 19 Februari 2014

rasa ini

entah alasan apa lagi yang harus aku ucapkan
alasan apalagi yang harus kupertahankan untuk semua ini
toh semuanya berakhir dengan menyakitkan
bukan berakhir kebahagiaan
tapi berakhir menyakitkan
menyakitkan dari yang pernah kubayangkan sebelumnya
tiap aku sendiri
aku selalu mengusik semua yang aku rasakan
ada apanya dengan dia?
ada apa?
hingga sampai saat ini aku masih mempertahankan rasa ini
sampai saat ini aku memendam rasa ini
sungguh aku bodoh terlalu bodoh untuk melakukan ini
tapi aku tak pernah bosan tak pernah bosan
untuk menyimpan rasa ini
rasa yang penuh munafik saat didepanmu
aku mencoba memutar waktu saat pertama kali mengenalmu
entah karena apa aku memendam rasa untukmu
entah karena apa
tiap kali aku ditanya orang orang sekitar
aku hanya tersenyum untuk menjawab semua tanya ini
tersenyum karena kebodohan tentang rasa yang aku simpan selama ini
memang dia gak berarati untuk mereka
tapi aku yang merasakan lain dengan mereka
dia punya kharisma yang berbeda dengan yang lainnya
sikapnya yang membuat aku luluh saat disampingnya
kejailannya membuat aku tertawa tanpa ada rasa beban
kejailannya yang membuat aku nyaman saat disampingnya
tapi aku capek capek
capek karena rasa ini yang terus menghantui ku
yang terus menyiksaku saat disampingnya
aku hanya bisa memendam tak mampu mengucapkannya
aku hanya tertawa kecil riang saat disampingnya
meskipun uda beberapa tahun aku merasakan ini
tapi aku tak bisa menghilangkan rasa ini
tuhan aku capek
CAPEK karena rasa ini
sampai kapan aku terus bertahan yang pernah tau berakhirnya :'(